Minat dan Bakat Anak = Kesuksesan

Banyak orang tua sudah menyadari adanya kepentingan untuk tes bakat dan minat anak-anaknya. Namun menjadi salah kaprah ketika anak usia 5 tahun juga dilakukan pengetesan minat dan bakatnya. Masih terlalu dini untuk mengenali minat dan bakat anak usia 5 tahun. Jadi usia berapakah yang sudah mulai dapat dilakukan penelusuran minat bakat? SD? SMP ? SMU?.

Tes minat bakat ini bertujuan untuk melihat jurusan yang diminati anak-anaknya bukan jurusan yang diharuskan orang tuanya. Belajar ataupun bekerja pada bidang-bidang yang diminati terlebih lagi didukung dengan bakat serta talenta yang sesuai, akan memberi semangat dalam mempelajari atau menjalaninya. Tapi serimgkali remaja memilih suatu jurusan atau bidang studi ksrena terbawa dan ikut teman-temannya, atau memilih bidang yang sedang popular, tanpa sempat mencerna terlebih dahulu dan memahami bidang yang akan dipelajari, menjadi apa setelah selesai sekolah ataupun lebih jauh lagi mengenali bidang pekerjaan seperti apa yang akan digelutinya sesuai dengan latar belakang pendidikannya tersebut.

Mengembangkan bakat dan minat bertujuan agar seseorang belajar atau dikemudian hari bisa bekerja di bidang yang diminatinya dan sesuai dengan kemampuan serta bakat dan minat yang dimilikinya sehingga mereka bisa mengembangkan kapabilitas untuk belajar serta bekerja secara optimal dengan penuh antusias.

Namun pada kenyataannya, setelah anak-anak usia remaja ditelusuri minat bakatnya, lalu mengambil jurusan sesuai dengan minat bakatnya ternyata pada saat mereka selesai kuliah, belum tentu mereka mengambil pekerjaan sebagai profesi yang sesuai dengan minat bakat sesuai dengan hasil penelurusannya.

Buktinya, banyak orang dewasa selesai kuliah ekonomi, bukan menjadi ekonom, tetapi malah merubah arah menjadi seorang terapis. Potensi ini sebenarnya bisa ditelusuri sejak remaja, bukan terpaku pada alat tes atau nilai sekolah yang seringkali menjerumuskan orang pada kegagalan. Kesuksesan bukan ditentukan dari nilai atau skor IQ semata, namun dari suatu sikap hidup positif, memiliki tujuan hidup dan memiliki luasnya pengetahuan tentang bidang pekerjaan. Yang paling penting adalah peranan orang tua dalam membimbing anak untuk menelusuri apa yang menjadi minat dan kelebihannya sehingga anak dapat menikmati semua aktivitas akademiknya tanpa dipaksa. Hal ini akan membuat anak bergairah dalam belajar karena mereka memiliki tujuan yang pasti akan menjadi ’sesuatu’.

Advertisement

One Response to Minat dan Bakat Anak = Kesuksesan

  1. sebuah IQ saja tidak menjamin seseorang itu menjadi sukses.
    karena di kesuksessan itu harus ada juga interaksi antara lingkungan dan keakraban antar sesama manusia ,,
    hihi ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s